ANTUSIAS BESAR, JAMA’AH MASJID AL-JAM’IYATUL WASHLIYAH DALAM MENYAMBUT HALAL BIHALAL

Bengkalis – suarakedaulatannews.com – Acara Halalbihalal Yang diselenggarakan oleh masyarakat desa Kelapapati khususnya Masjid Al-jamiyatul Washliyah Jl.Kelapapati darat Rt.01/Rw.05 dengan menyongsong tema, “Bersihkan Hati sucikan Jiwa, jalin ukhuwah islamiyah dengan saling berjabat tangan dan memaafkan dihari yang fitri”. Acara berjalan dengan khidmat. Berlangsung pada pukul 20.00 WIB Sabtu malam, (13/06/2020).

Kegiatan di awali dengan pembacaan Ayat suci Al-Quran oleh Farah insani yang merupakan santri tahfiz binaan (Al-Hafidzh ustadz Affan Agustian,) yang pernah menduduki Juara 1 di Kabupaten Bengkalis, juga pernah mengikuti Tahfidzh Al-Qur’an di Provinsi Golongan 1 Juz,  pada kesempatan ini juga, Pengurus Masjid menyerahkan pembagian santunan anak yatim kepada 36 orang di Desa Kelapapati.

 

Pengurus menyerahkan Santunan anak yatim

 

Setelah itu dilanjutkan dengan acara inti yakni Ceramah Agama sekaligus Do’a yang di sampaikan oleh Al-Ustadz Ghufronuddin merupakan Imam Masjid Agung Istiqomah kabupaten Bengkalis.

Ceramah agama yang disampaikan oleh Al-Ustadz Ghufronuddin

 

Halal bihalal merupakan acara yang dilakukan sebagai bentuk meneguhkan kembali ikatan tali silaturahim ketika berakhirnya bulan suci Ramadhan. Pada momen tersebut  diisi dengan saling bertemu sapa dan berjabat tangan dengan penuh rasa persaudaraan antar sesama.

 

Acara ini turut dihadiri oleh tokoh agama, majelis taklim, dan masyarakat Desa Kelapapati khususnya Masjid Al-jamiyatul Washliyah.

Jamaah masjid Al jam’iyatul Washliyah

 

Dari pantauan media suarakedaulatannews.com Acara Halal bihal ini sudah dilaksanakan 3 Tahun berturut-turut, yang baru dimulai semenjak kepemimpinan H. herpan sanosa,

(H. Herpan sanosa) atau yang sering disebut sebagai bang ipan selaku ketua Masjid Al-jamiyatul Washliyah saat diwawancarai oleh awak media mengatakan,  Acara ini dilakukan untuk mengkokohkan Tali persaudaraan Antar sesama, apalagi dengan terjadinya Pandemi Covid 19, masyarakat khususnya masjid Al-jamiyatul Washliyah terhalang untuk silaturahmi,, maka timbullah inisiatif bahwa terjadinya pandemi Covid-19  bukanlah penghalang untuk tidak melakukan silaturahmi antar sesama, dengan itu masyarakat dapat saling bertemu dan memaafkan satu sama lain.. Tegasnya

Pada kesempatan ini juga H.Herpan sanosa  mengucapkan Ribuan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak atas terselenggaranya acara halal bihalal ini yang merupakan hasil kerja keras kita semua terkhusus Remaja masjid,, dan memberikan penegasan bahwa terselenggaranya  acara halal bihalal ini merupakan hasil buah dari semangat optimisme  kerja sama antar kaum pemuda, dan  seluruh lapisan masyarakat. Yang berkorban meluangkan waktu dan masa.

Remaja masjid Al jam’iyatul Washliyah

 

Dan tak lupa pula Berterimaksih yang sebesar-besarnya kepada pihak Masyarakat yang telah berkontribusi bersumbangsih dalam acara ini”,karena dengan di gelarnya halal bihalal seperti ini, maka di tempat inilah seluruh warga dapat bertemu dan sekaligus untuk memohon maaf satu sama lain, ucapnya.

Sementara itu, penasihat masjid Al-jamiyatul Washliyah (bapak Drs.H. Syafri) dalam sambutannya menyampaikan, beliau juga mengulas secara ringkas tentang asal usul dan sejarah halal bihalal.

“Digagasnya halal bihalal  ini bermula Ketika Bung Karno memanggil KH Wahab Chasbullah ke Istana Negara, untuk dimintai pendapat dan sarannya untuk mengatasi gaduhnya politik indonesia, lalu kemudian KH Wahab Chasbullah  yang juga tokoh penting dalam proses berdiri sampai berkembangnya  NU (Nahdlatul Ulama) menyarankan Halal bihalal sebagai solusi untuk ajang saling silaturahim”

Makan bersama, Jamaah masjid Al jam’iyatul Washliyah

 

Lanjutnya, silaturahmi ini harus dijaga dan pelihara oleh setiap masyarakat sebab ini adalah perintah agama dan merupakan sunnah nabi,  tutupnya.

 

 

Penulis : Mahfudzh

Editor : Masri