Camat Tasik Putri Puyu Tinjau Jembatan Ambruk di Desa Dedap

MERANTI, Suarakedaulatannews.com – Camat Tasik Putri Puyu Sugiarti, S.PS.I.M.SI Meninjau jembatan yang ambruk di antara 2 desa yaitu desa dedap dan desa mekar delima senin (30/8/2020)

Camat tasik putri puyu Sugiarti S.PS.I.M.SI Langsung sergap turun kelokasi meninjau jembatan yang ambruk setelah mendapatkan Informasi dari awak media dan masyarakat terkait adanya jembatan yang rusak di desa tersebut ” kejadian itu terjadi kamis (27/8/2020) Akibat gerobak membawa barang yang melewati jembatan tersebut melebihi tonase, sehingga jembatan yang sudah berumur 25 tahun dengan panjang 4Mx12 meter itu menjadi ambruk ” jelas warga.

Masyarakat berserta bhabinkamtibmas melakukan gotong royong dengan cara memperbaiki jembatan roboh, ini hanya mengunakan bahan kayu penghubung antara 2 desa tersebut Setelah meninjau jembatan yang ambruk itu, saat di konfirmasi awak media Camat Tasik Putri Puyu memberikan angin segar tentang runtuhnya jembatan dari kayu, Camat menjelaskan jembatan runtuh ini akan di anggarkan pada tahun 2021 dari sumber APBD kabupaten kepulauan meranti Tuturnya.

Setelah meninjau kelokasi jembatan yang runtuh, Camat Sugiarti berserta, sekcam Tengku Mahdar, berserta anggotanya, bersilaturahmi ke kantor Desa Dedap menemui kepala desa dedap Mansur, sekaligus membahas beberapa topik tentang kegiatan desa. Kepala Desa Dedap dan Camat Tasik Putri Puyu berserta rombongan membahas tentang pelabuhan umum Desa Dedap, yang saat ini dalam keadan kondisi memprihatinkan.

Camat, berserta Sekcam dan Kepala Desa Dedap turun kelokasi pelabuhan umum dedap melihat kondisi jembatan tersebut yang telah rusak berat. Camat dan kepala desa berusaha semaksimal mungkin untuk mencari solusi untuk membangun jembatan umum, yang dahulunya di bangun oleh zaman kabupaten bengkalis pada tahun 2000. ( Irwan anas)