Jama’ah Masjid Babul Maghfiroh Bangun Jembatan

TASIK PUTRI PUYU – Masyarakat desa Mengkirau Kecamatan Tasik Putri Puyu khususnya para jam’ah Masjid Babul Maghfiroh Dan warga sekitar berinisiatif mengumpulkan dana untuk menambah infak Masjid serta mengantisipasi warga yang melintasi jalan yang kerap terendam air laut.
 
Sebagai inisiatif warga sekitar membuat jembatan agar para penguna jalan tidak terkendala oleh tingginya air laut yang merendam jalan poros desa Mengkirau.
 
hasil dari sumbangan yang bersumber dari infak yang di sumbangan warga penguna jalan/jembatan yang di bangun oleh warga akan di infak kan ke masjid Babul Maghfiroh desa Mengkirau.
 
Sementara Anggaran dana yang di gunakan untuk pembangunan Jembatan tersebut bersumber dari sumbangan dari para jama’ah Masjid Babul Maghfiroh, serta warga sekitar.
 
Selain itu pembuatan jembatan tersebut juga mendapat dukungan dari pemdes Mengkirau dan pemcam, Tasik Putri Puyu serta para tokoh.
 
Mizan Hidayat selaku pengurus jembatan tersebut sekaligus jama’ah Masjid Babul Maghfiroh desa Mengkirau.
 
saat di konfirmasi suarariaupos.com ia mengatakan, tujuan kami membuat jembatan ini guna mempermudah para jama’ah untuk menuju ke masjid, di saat air laut sedang pasang tinggi.
 
Selain itu jembatan ini juga bisa mempermudah para penguna jalan poros saat air laut pasang tinggi dan untuk masalah sumbangan/infak sedekah kami telah menyiapkan kotak amal di pangkalan jembatan, ucap Mizan.
 
Dalam rangka pengalangan dana ini tujuan kami untuk pembangunan masjid Babul Maghfiroh dan keperluan perlengkapan Masjid Babul Maghfiroh, serta untuk perawatan jembatan ini.
 
Ini juga merupakan icon desa yang akan kami kembangkan dalam perencanaan kami akan membuatkan pagar dan mengecat seluruh jembatan ini agar selain bisa di manfaat kan oleh para penguna jalan, jembatan ini akan lebih indah untuk di lihat.
 
Sampai saat ini segala dana yang terkumpul yang didapatkan dari sumbang an dari para penguna akan kita saluran untuk pembagunan masjid lanjut Mizan Hidayat.
 
Di samping itu Mizan juga mengatakan bahwasanya pemerintah desa Mengkirau juga kan melegalitas jembatan ini agar kedepan nya kita bisa terhindar dari tindakan liar di masa yang akan datang, serta memiliki payung hukum yang jelas, ucap Mizan.
 
Hari ini merupakan hari pertama pengunaan jembatan ini, di hari pertama pengunaan dan bisa di sebut dengan pembukaan peresmian jembatan ini kita kedatangan Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa serta Aparatur dan Para Tokoh.
 
Hadir dalam penanda tanganan peresmian pembukaan jembatan tersebut Tengku mahadar, Sekcam Tasik Putri Puyu, Toha, SE Kepala Desa Mengkirau, Bhabinkamtibmas Polsek Merbau, Bhabinsa korami 08/merbau, Satpol PP, Para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda serta para jama’ah Masjid Babul Maghfiroh, dan warga sekitar.
 
Kamil yang merupakan salah satu pengurus Jembatan tersebut kepada suarariaupos.com mengatakan Alhamdulillah tidak kita sangka sangka rezeki dari infak/sumbangan para penguna jalan hari ini untuk Masjid Babul Maghfiroh jauh lebih banyak dari perkiraan kita.
 
Dalam perkiraan kami Infak tersebut bekisar antara 200 sampai 300 ribu rupiah, namun setelah kami melihat Dan menghitung infak tersebut ternyata berkisar 1 jutaan, ucap kamil.
 
Sekilas informasi, dana yang di gunakan untuk pembangunan jembatan tersebut berkisar sekitar 10 jutaan dan bersumber dari sumbangan swadaya Masyarakat.(***)
 
 
 
 
Sumber(www.suarariaupos.com)
0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x