Jembatan Penghubung 2 Desa di Kecamatan Tasik putri Puyu Ambruk

MERANTI, – (SK) Jembatan penyemberangan penghubung antara 2 Desa Dedap Dan Desa Mekar Delima Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, tiba- tiba Ambruk. Akibatnya aktivitas warga terhambat, karena jembatan tersebut salah satu Akses Vital.

Jembatan dengan panjang sekitar 50 meter dan lebar 5 meter ini berada di atas kali /sungai antara 2 desa yaitu Desa Dedap Dan Desa Mekar Delima. Jembatan tersebut terbuat dari kayu pohon, jembatan ini sudah ada sejak zaman belanda, menghubungkan Desa Dedap Dan Desa Mekar Delima Kecamatan Tasik Putri Puyu. ” Jembatan antara 2 desa ambruk kemaren, ini merupakan akses penghubung Transportasi warga 2 desa. Penyebabnya dugaan sementara jembatan sudah tua itu di makan usia ” ujar warga sekitar Saat dikonfirmasi awak media kamis (28/8/2020)

Hal ini terdampak pada terganggunya roda perekonomian masyarakat dan akses pendidikan bagi anak-anak sekitar. Sementara itu, kepala Desa Dedap Mansur menuturkan, dampak jembatan ambruk aktivitas jual beli hasil bumi masyarakat menjadi tergendala. Bahkan anak-anak sekolah yang akan menempuh pendidikan harus menggunakan perahu yang besar supaya bisa di bawa kendaraannya.

Lanjutnya, Kalau memutar jalan nya agak jauh sebutnya. ” Jalan penghubung antara 2 desa kini tidak bisa di lalui kendaraan baik jalan kaki maupun roda dua ucapnya. Warga setempat berharap kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti Dan Pemerintah provinsi untuk segera memperbaiki dan membangun jembatan yang membentang di atas kali/sungai tersebut. Sehingga roda perekonomian dan pendidikan kembali berjalan dengan lancar. ( Idrus)

3 2 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x