Sekcam (Rafli Kurniawan) dan Babinsa hadiri Musrembangdes Kelemantan Bengkalis 2021

BENGKALIS, – (Suarakedaulatannews.com ) Musyawarah perencanaan pembangunan desa adalah musyawarah dalam rangka proses pembahasan, penilaian dan penentuan proritas, usulan rencana pembangunan di desa yang melibatkan berbagai konponen masyarakat yang ada di suatu desa untuk merumuskan pembangunan.

Berkait dengan hal tersebut babinsa dalam menghadiri undangan musyawarah perencanaan pembangunan desa (Musrembangdes ) tahun 2021 yang di laksanakan di desa kelemantan kecamatan bengkalis kabupaten Bengkalis selasa (22/9/2020) sebagai aparat persentuhan, Babinsa harus dan wajib mengetahui rencana pembangunan di desa binaan masing – masing sehingga bisa kordinasi dengan aparat desa tentang segala apa yang menjadi hambatan timbul dan langkah. Langkah antisipasinya. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan dengan tujuan untuk menyampaikan kepada masyarakat desa agar bisa memahami dan mengerti mengenai hal – hal yang akan di usul dalam musyawarah rencana pembangun desa.

Lebih jauh sambung Babinsa, untuk pembangunan dengan sekala proritas sekaligus sebagai forum musyawarah pembangun yang mengakomodasi peran – peran segenap komponen masyarakat yang ada di desa sebagai media koordinasi. Turut hadir Camat bengkalis yang di wakili sekcam Rafli kurniawan didamping kepala desa kelemantan Nangak, berserta anggota DPRD kabupaten Bengkalis dan ketua Bpd kelemantan (Asing) bersama, sekretaris desa Amiruddin, kamtibmas jeri, seksi pembangunan Fendi, rt/rw, kepala dusun, Tp pkk,fkpm, linmas aparat desa kelemantan.

Sekcam (Rafli) mengatakan, ia berharap semoga usulan – usulan sudah di sampaikan oleh perserta rapat Musrembangdes TA 2021 menjadi pedoman arah pembangunan desa. Ada pun hasil dari musrembangdes tersebut memproritaskan 43 Item pembangunan. Acara musrembangdes desa kelemantan selesai di laksanakan dalam keadaan tertib. Semoga 43 Item usulan proritas desa dapat memberikan nilai positif demi kemajuan desa kelemantan serta dapat meningkatkan kesejahtraan bagi warga desa” pungkasnya Rafli kurniawan.( Idrus)