Tragis, Nasib Dua Beradik Kini Tak Diperhatikan

BENGKALIS- (Suarakedaulatannews.com) Keluarga miskin gadis tua Munah 55 tahun dan adiknya munira 50 tahun hidup dalam kondisi terbatas, Kehidupan keluarga miskin ini berada di desa kembung baru kecamatan bantan Sehingga dengan kehidupan serba kekurangan ini apa yang mereka rasakan benar- benar pahit, Mereka kini tinggal di rumah yang nyaris runtuh. Meski sudah lama bersetatus sebagai penduduk miskin.

bantuan rumah layak huni belum juga mereka dapat Salah satunya keluarga di desa kembung baru kecamatan bantan adalah pasangan dua beradik munah 55 dan munira 50, pasangan ini tinggal bersama dua orang mereka tinggal di rumah warisan orang tuanya yang sudah tidak layak huni rumah itu terbuat dari papan yang kini sudah keropos dinding rumah banyak tampal sulam tidak layak pakai, lahan luasnya 15 meter persegi kini rumah sudah rapoh, atap daun rumbia terlihat banyak yang nampak langit apa bila hujan air menyirami tempat tidur.

Daun pintu sudah sulit untuk di buka karena sudah lapok di makan rayap, oleh karena itu jarang di buka di dalam rumah, berbau apak di dalam rumahpun siang dan malam sama gelapnya. Kamar mandi berdinding karung beras, semua kebutuhan untuk memasak, mandi, cuci tangan, pakaian hingga kebutuhan buang hajat, di lakukan di saluran irigasi di samping rumah kata munah sambil mukanya tersipu- sipu sambil menyampai keluhan saat di temui di rumahnya.

Kondisi di dalam kamar terlihat juga berantakan baju dan celana di biar tergeletak di atas kasur karena tidak ada lemari. Selain itu jadi tempat beristrihat juga jadi tempat memasak, Munah mengaku diri hanya berkerja mencari siput dan lokan, sepetang ke pantai dan di cari samping bawah pohon kayu bakau dan penghasilan tidak menentu kalau toh dapat lebih baik di gunakan kebutuhan sehari-hari. Kalau ada kerja yang lain sehari dapat Rp.30,000; untuk makan sehari,- hari, kalau tidak ada kerja lagi terpaksa ngutang beras dulu ke warung. Nanti kalau dapat upah baru di bayar katanya. Saya tidak mengerti dapat bantuan rumah rehap huni saya berharap kepada pemerintah desa dan juga pemerintah kabupaten dapat membantu kami rumah layak huni harapnya ( Rus)