Jatuh dari Pohon, Warga Desa Dedap Jalan Kaki 8 Jam Selamatkan Warga Desa Mengkopot

MERANTI (SK) – Warga Desa Dedap Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti rela berjalan selama 8 jam pulang pergi untuk menolong seorang warga Desa Mengkopot di kabupaten yang sama karena mengalami naas jatuh dari pohon.

Atas tindakan ini, Kades Dedap Mansur memberikan apresiasi dengan meluahkan rasa syukur di media sosial facebooknya. “Alhamdulillah,, benar benar salut dgn warga desa Dedap dalm menolong sesama tanpa memandang siapa dia dan dari mana dia,, semoga Allah curahkan Rahmat dan keberkahan utk desa kita,, Dedap bertuah….mengevakuasi korban jatuh dri pohon hutan dedap warga mengkopot…8 jam Terimakasih buk Ervi Sembiring kepala puskesmas bandul, bhabinkamtibmas, Babinsa ,pak mantri khairul dan seluruh lapisan masyarakat yg telah membantu korban,semoga di catat sebagai ibadah,aamiin…,” tulis Kades Mansur dengan nama akun Wak Bayu, Sabtu kemarin.

 

Diungkapkan Kades Mansur, Inilah antusias peduli kemanusiaan warganya terhadap musibah, baik itu kebakaran hutan dan lahan, orang jatuh ke laut juga termasuk kejadian semalam yang dialami Saf 35 tahun warga Desa Mengkopot yang jatuh dari pohon saat mencari nafkah bersama Daus yang rela turun dari hutan menuju desa untuk mendapatkan pertolongan.

“Lokasinya memang jauh, jalan kaki selama empat jam. Jadi, warga kami perginye jam due sore, kembali ke kampung jam (23.15 WIB),” kata Kades Mansur kepada awak media, Ahad (18/4/2021) siang.

Seramai 44 orang warga Dedap yang pergi melakukan evakuasi korban Saf tadi menggunakan tandu darurat “Kain Sarung”. “Sampai di sungai, perjalanan satu jam ke kampung, telah menunggu pulak warga menggunakan pompong agar korban cepat sampai di kampung. Dibawak ke rumah almarhum Adnan, korban yang tulang punggungnya keluar sehingga tidak bisa menoleh ke kiri dan kanan, kita kasih obat, infus, kasih makan dan minum. Ambulance Puskesmas Dedap yang telah steand by sejak jam tujuh tiga puluh malam pun membawa korban ke rumahnya,” pungkas Kades Mansur.

I.

 

Selain cepat dan tanggap warganya, Kades Mansur juga memuji tanggapnya Kepala Puskesmas Dedap, Ervi Sembiring. Tak ketinggalan, peran serta dari pihak TNI Polri juga mendapatkan pujian dan apresiasi Kades Mansur bersama masyarakatnya.

Disampaikan Kades Mansur, tindakan yang mereka lakukan hanya satu tujuan mendapatkan “Keberkahan Kampung” menjauhkan bala bencana. “Apalagi sekarang ini, pandemi Corona kan termasuk bencana, mudah-mudahan dengan (menolong sesama tadi, red) bisa terhindar (bala bencana). Alhamdulillah, tiap malam di kampung kami ini juga diadakan majelis sholawat yang akan dilaksanakan selama setahun. Tujuan lain tidak ada, untuk keberkahan kampung dan keselamatan kampung, itu aja,” tutur Kades Mansur yang telah memimpin “Kampong Bunian” ini selama 6 tahun di akhir wawancara.***

2.7 3 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x